Senin, 30 Oktober 2017

Tugas Softskill 2 (Diary 3 dan Pentingnya Etika)

Nama   : Vera Verina Tanadinata
NPM   : 2A214993
Kelas   : 4EB37


Pada tanggal 24 Oktober 2017, sore hari saat saya pulang dari kampus dalam perjalanan tepatnya di dekat mall metropolitan saya melihat ada pengendara motor yang bermain handphone di jalan, ia mengendarai motornya dengan satu tangan dan tangan satunya lagi sibuk memegang handphone. Hal ini sangat membahayakan, seharusnya ia bisa berhenti sebentar untuk mengecek handphonenya jika memang penting dan tidak seharusnya ia menggunakan handphone saat dalam perjalanan.
25 Oktober 2017, sepulang kuliah saya melihat ada beberapa ojek online dan angkutan umum yang berhenti tidak pada tempatnya. Mereka tetap berhenti bahkan ada larangan dilarang berhenti sekalipun.
26 Oktober 2017, saat dalam perjalanan lagi lagi saya melihat pengendara motor yang tidak menggunakan helm dan bahkan mereka boncengan ber-tiga. Tidak hanya itu mereka juga sepertinya masih anak dibawah umur, dan mengendarai motor dengan kecepatan yang cukup kencang.
27 Oktober 2017, hari ini saya kuliah di J3 Kalimas. Saat di jam terakhir kami pindah ke kelas dibawah, pada saat itu keadaan kelas cukup berantakan, ada beberapa sampah seperti bungkus makanan dan tisu, bahkan tempat duduk didepan saya ada seperti bekas minuman manis yang tumpah hingga lengket. Untungnya saja teman saya melihat sebelum ia duduk, jika tidak celananya sudah pasti lengket. Kelas tersebut sangat tidak nyaman, perilaku mahasiswa yang sangat tidak bertanggung jawab itu sangat tidak pantas untuk ditiru.
28 Oktober 2017, pada hari sabtu ini saya pergi dengan teman saya ke salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Saat itu saya dan teman saya ingin menyebrang jalan kebetulan cukup banyak juga pejalan kaki lainnya yang ingin menyebrang. Lampu sudah merah untuk pengendara motor ataupun mobil dan lampu hijau untuk pejalan kakipun sudah menyala, namun ada satu pengendara motor yang dengan enaknya jalan begitu saja padahal sudah jelas banyak pengendara yang mulai berhenti, hampir saja orang yang berada didepan saya terserempet.  
29 Oktober 2017, hari ini saya pulang dengan ojek online. Kebetulan bapak ini jalan dengan kecepatan yang lumayan kencang sampai-sampai menerobos lampu merah perempatan Giant, untungnya saja jalanan pada saat itu tidak terlalu ramai dan pengendara disebrang sana masih bisa berhenti. Saya sampai rumah memang lebih cepat, tapi perilaku bapak ini tidak patut untuk dicontoh, terburu-buru saat berjalan dan bahkan menerobos lampu merah.
30 Oktober 2017, pagi hari tepatnya pukul 08:30 WIB saya berangkat ke kampus J1 Kalimalang. Dalam perjalanan, di lampu merah perempatan kartini ada satu pengendara motor yang berjalan lurus atau bisa dibilang ia melawan arus. Padahal sudah sangat jelas bahwa jalan itu hanya satu arah, dan ada rambu lalu lintas untuk dilarang masuk kedalam jalan tersebut. Pelanggaran ini sangat membahayakan pengguna motor tersebut dan orang lain juga.


Pentingnya Etika dalam Kehidupan Sehari-hari Maupun Dunia Pekerjaan

Menurut saya Etika itu sangat penting baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia kerja. Karena etika merupakan pedoman kepribadian seseorang, dimana kita akan mengetahui perbuatan apa yang seharusnya dilakukan dan  apa yang tidak seharusnya dilakukan. Dan dengan adanya etika tersebut, seseorang akan lebih menghargai dan menghormati segala hak dan kewajiban orang lain. Terlebih lagi dalam dunia pekerjaan, dengan adanya etika kita dapat menjalankan tugas dengan baik. 

Senin, 23 Oktober 2017

Tugas Softskill 2 (Kasus Pelanggaran dan Kasus Etika Profesi)

Nama   : Vera Verina Tanadinata
NPM   : 2A214993
Kelas   : 4EB37


Pada tanggal 17 Oktober 2017, saat dalam perjalanan pulang saya melihat pelanggaran yaitu angkutan umum yang berhenti dipinggir jalan atau yang sering disebut ngetem. Pada saat itu keadaan cukup ramai, angkot itu pun tidak menghiraukan kendaraan dibelakangnya padahal karna dia yang berhenti cukup lama itu membuat jalanan menjadi semakin macet. Tidak sedikit pengendara mobil atau bahkan motor sekalipun yang membunyikan klakson, namun supir angkot tersebut hanya melihat dan tetap tidak jalan.
18 Oktober 2017, hari ini saya pergi bersama ibu saya dan dalam perjalanan tepatnya di jalan Ir. Hj. Juanda saya melihat orang mengendarai motor bertiga dengan kecepatan yang cukup kencang dan bahkan tidak memakai helm satupun. Padahal pada saat itu keadaan habis hujan dan jalanan cukup licin. Saat dilampu merah kebetulan saya bersebelahan dengan mereka, setelah lampu hijau orang yang mengemudikan motor tersebut langsung tancap gas lagi dan hampir saja menyerempet motor didepannya. Untung saja orang didepannya langsung menghindar, bagaimana jika orang yang didepannya itu kaget lalu jatuh. Tindakan orang yang seperti ini sangat meresahkan pengguna jalan lainnya.
19 Oktober 2017, sore hari saya jalan bersama adik saya ke MOR yang berlokasi tidak jauh dari rumah. Dan saat itu saya melihat pengendara motor yang membawa muatan berlebih, orang yang diboncengnya membawa kayu yang cukup panjang. Hal itu sangat membahayakan pengendara lainnya jika ia tidak benar-benar hati-hati.
20 Oktober 2017, hari ini saya kuliah di J3 kalimas tepatnya pukul 08:30 WIB saya berangkat dari rumah. Saat itu jalanan cukup ramai dan macet, ada satu pengendara motor yang nekat naik ke atas trotoar dan berjalan disana. Hal itu membuat saya sedikit kaget karna trotoar dijalan ruko kalimas cukup tinggi, namun pengendra itu tetap naik. Entahlah, mungkin karna ia memang sangat terburu-buru, makanya ia nekat melewati trotoar tersebut. padahal hal itu sangat membahayakan, bukan hanya dia tapi juga untuk pengendara lainnya.
21 Oktober 2017, pagi hari sekitar pukul 08:00 WIB saya berada di Stasiun Bekasi, saat itu saya sedang mengantri untuk mengisi Kartu Multi Trip (KMT) saya, tepat disamping saya adalah antrian untuk pembelian kartu harian atau THB ada seorang ibu-ibu yang dengan santainya menyelak dibarisan depan dan ada orang dibelakangnya yang tidak terima lalu meneriakinya untuk antri dibelakang. Untung saja ibu ibu yang menyelak tadi langsung keluar dari barisan antrian, jika tidak mungkin bisa saja mereka berkelahi.
22 Oktober 2017, hari ini kebetulan ada lab di kampus J1 Kalimalang. Sore hari saat dalam perjalanan menuju kampus tepatnya di Jalan Kartini, saya melihat ada orang yang membuang botol plastik bekas minuman ke pinggir jalan. Memang tidak ada larangan untuk membuang sampah, tapi itu adalah jalan raya seharusnya ia tidak membuangnya sembarangan.
23 Oktober 2017, pagi hari saat saya ingin berangkat kuliah tepatnya dilampu merah depan BCP ada satu mobil yang berhenti dijalur khusus untuk pengendara yang akan belok ke kiri. Hal itu menyebabkan pengendara lain yang ada dibelakangnya terus menerus membunyikan klakson agar ia jalan, karna ia memang salah. Mobil tersebut ingin jalan lurus tapi malah berhenti dijalur untuk berbelok ke kiri yang mana untuk belok ke kiri langsung dan tidak menunggu lampu merah. Sehingga pada akhirnya jalananpun menjadi macet, bukan hanya karna lampu merah tapi juga karna mobil tersebut.



Kasus Etika Profesi (Kasus Malinda Dee – Citibank)

Malinda Dee 47 tahun, terbukti melakukan pembobolan dana Citibank pada tahun 2011. Malinda memalsukan tandatangan nasabah untuk memindahkan beberapa dana didalam formulir transfer. “sebagian tandatangan yang tertera pada blanko formulir transfer adalah tandatangan nasabah” ujar Tatang Sutarma, Jaksa Penuntut Umum pada Selasa (8/11/2011)
Malinda berhasil melakukan pemalsuan tandatangan hinga 6 kali pada formulir transfer Citibank dengan nomor AM 93712 pada tanggal 31 Agustus 2010 senilai 150.000 dollar AS. Selain itu pemalsuan juga dilakukan pada formulir nomor AN 106244 sebesar Rp 99.000.000 yang dikirim ke PT. Eksklusif Jaya Perkasa. Dalam transaksi transfer ini ia menulis pada kolom pesan sebagai berikut “Pembayaran Bapak Rohli untuk pembayaran interior.”
Pemalsuan tandatangan juga ia lakukan pada formulir nomor AN 86515 pada tnggal 23 Desember 2010 dengan penerima PT. Abadi Agung Utama. “penerima Bank Artha Graha senilai Rp 50.000.000 dan pada kolom pesan tertulis DP pembelian unit 3 lantai 33 combine unit” ungkap jaksa penuntut umum. Dengan menggunakan nama serta tandatangan palsu rohil, Malinda juga mengirim uang sebesar Rp 250.000.000 pada formulir AN 86514 pada tanggal 27 Desember 2017 kepada PT. Samudera Asia Nasional dan formulir AN 134280 pengiriman  kepada Rocky Deany C. Umbas pada tanggal 28 Januari 2011 sebesar Rp. 50.000.000 untuk pembayaran pemasangan CCTV, milik Rohli.
Selain itu tandatangan palsu beratas nama korban yaitu N. Susetyo Sutadji yang dilakukan sebanyak 5 kali, yaitu dalam formulir Citibank nomor AJ 79026, AM 122330, AM 122340 dan juga AN 110601. Malinda mengirim uang senilai Rp 2 milyar kepada PT. Sarwahita Global Management Rp. 361.000.000 kepada PT. Yafiro International, Rp. 700.000.000 kepada Leonard Tambunan, dan 2 transaksi lainnya sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 150.000.000 yang dikirimkn kepada Vigor AW. Yoshuara secara berurutan.


Sumber: https://rajadariusputra.wordpress.com/2016/11/30/10-contoh-kasus-pelanggaran-etika-profesi-tugas-3/

Senin, 16 Oktober 2017

Tugas Softskill (Diary 1)

Nama   : Vera Verina Tanadinata
NPM   : 2A214993
Kelas   : 4EB37


10 Oktober 2017, sepulang kuliah tepatnya dalam perjalanan pulang saya melihat pelanggran yang dilakukan oleh para pengguna jalan. Salah satunya adalah ketika jalanan macet, banyak sekali pengendara motor yang jalan di trotoar atau jalan khusus pejalan kaki dan sepeda. Sangat disayangkan, karna hal kecil seperti itu sangat mengganggu dan membahayakan para pejalan kaki.
11 Oktober 2017, hari ini saya pergi keluar untuk mencari makan, kebetulan hari ini tidak ada jadwal kuliah. Dipertigaan jalan dekat rumah tepatnya di Jl. Kartini ada lampu merah yang sehari-harinya bisa dibilang cukup ramai. Hari ini ada beberapa pengendara yang menerobos lampu merah tersebut, awalnya memang hanya ada satu pengendara yang jalan begitu saja padahal masih didetik ke 10, entah karena orang itu sedang terburu-buru atau memang tidak sabar. Hingga akhirnya ada beberapa pengendara yang ikut-ikutan jalan, untungnya pada saat itu penggendara dari arah lain tidak terlalu ramai.
12 Oktober 2017, di jalan kartini hampir setiap malam ramai karena banyak sekali tempat makan disana. Namun sayangnya, lahan parkir tidak ada sehingga banyak yang parkir dipinggir jalan. Hal tersebut sebenarnya merupakan pelanggran meskipun tidak terdapat rambu dilarang parkir disana, tetapi mobil dan motor yang terparkir tersebut sangat mengganggu para pejalan lainnya.
13 Oktober 2017, hari ini ada jadwal kuliah di Kalimas. Sekitar pukul 5 sore, saat saya dalam perjalanan pulang, saya melihat ada 2 orang anak sekolah yang masih berseragam putih biru jalan mengendarai motor. Dalam segi umur seharusnya mereka belum dibolehkan untuk mengendarai motor apalagi dijalan raya yang sangat ramai. Bukan hanya itu, mereka bahkan tidak menggunakan helm.
14 Oktober 2017, tepat didepan rumah ada seorang anak sekolah yang sedang berjalan dan dengan santainya ia membuang sampah sembarangan. Padahal didepan sana ada tempat sampah, walaupun hanya membuang tisu, tapi itu sudah termasuk dalam pelanggaran. Ia tidak memikirkan kebersihan lingkungannya.
15 Oktober 2017, saat dalam perjalanan tepatnya di Kalimalang ada satu pelanggaran yang saya lihat yaitu, ada sebuah mobil yang memutar arah padahal sudah sangat jelas ada rambu dilarang putar balik. Hanya karna satu mobil yang melanggar, pada akhirnya mobil dan kendaraan yang ada dibelakangnya harus menunggu dan jalanan menjadi macet.

16 Oktober 2017,  pelanggaran yang saya lihat hari ini adalah ada bebeapa pejalan kaki yang menyebrang tidak pada tempatnya, tepatnya didepan BCP saat masih lampu hijau orang tersebut nekat untuk menyebrang, untung pada saat itu jalanan disekitar tidak terlalu ramai dan penggendara baik motor maupun mobil jalannya pun tidak terlalu ngebut dikarenakan hujan juga.

Sabtu, 30 September 2017

Tugas Softskill 1 (Etika Profesi)

Nama               : Vera Verina Tanadinata
NPM                : 2A214993
Kelas                : 4EB37

Etika Profesi Hakim
Kode Etik Profesi Hakim ialah aturan tertulis yang harus dipedomani oleh setiap Hakim Indonesia dalam melaksanakan tugas profesi scbagai Hakim.

Sifat Hakim tercermin dalam lambang Hakim yang dikenal dengan “Panca Dharma Hakim” :
1.      Kartika, yaitu memiliki sifat percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2.      Cakra, yaitu sifat mampu memusnahkan segala kebathilan, kezaliman dan ketidakadilan.
3.      Candra, yaitu memiliki sifat bijaksana dan berwibawa.
4.      Sari, yaitu berbudi luhur dan berkelakuan tidak tercela.
5.      Tirta, yaitu sifat jujur.

Setiap Hakim Indonesia mempunyai pegangan tingkah laku yang harus dipedomaninya:
A.    Dalam persidangan :
1.  Bersikap dan bertindak menurut garis-garis yang ditentukan dalam Hukum Acara yang berlaku, dengan memperhatikan azas-azas peradilan yang baik, yaitu :
a.    Menjunjung tinggi hak seseorang untuk mendapat putusan (right to a decision) dimana setiap orang berhak untuk mengajukan perkara dan dilarang menolak untuk mengadilinya kecuali ditentukan lain oleh Undang-undang serta putusan harus dijatuhkan dalam waktu yang pantas dan tidak terlalu lama.
b.   Semua pihak yang berperkara berhak atas kesempatan dan perlakuan yang sama untuk didengar, diberikan kesempatan untuk membela diri, mengajuan bukti -bukti serta memperoleh informasi dalam proses pemeriksaan (a fair hearing).
c.    Putusan dijatuhkan secara obyektif tanpa dicemari oleh kepentingan pribadi atau pihak lain (no bias) dengan menjunjung tinggi prinsip (nemo judex in resud).
d.      Putusan harus memuat alasan-alasan hukum yang jelas dan dapat dimengerti serta bersifat konsisten dengan penalaran hukum yang sistematis (reasones and argumentations of decision), dimana argumentasi tersebut harus diawasi (controleerbaarheid) dan diikuti serta dapat dipertanggung-jawabkan (account ability) guna menjamin sifat keterbukaan (trans parancy) dan kepastian hukum (legal certainity) dalam proses peradilan.
e.       Menjunjung tinggi hak-hak azasi manusia.
2.  Tidak dibenarkan menunjukkan sikap memihak atau bersimpati ataupun antipati kepada pihak-pihak yang berperkara, baik dalam ucapan maupun tingkah laku.
3.  Harus bersifat sopan, tegas dan bijaksana dalam memimpin sidang, baik dalam ucapan maupun dalam perbuatan.
4.     Harus menjaga kewibawaan dan kehidmatan persidangan antara lain serius dalam memeriksa, tidak melecehkan pihak-pihak baik dengan kata-kata maupun perbuatan.
5.     Bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan.

B.     Terhadap Sesama Rekan
1.   Memelihara dan memupuk hubungan kerjasama yang baik antara sesama rekan.
2.    Memiliki rasa setia kawan, tanggang rasa. dan saling menghargai antara sesama rekan.
3.    Memiliki kesadaran, kesetiaan, penghargaan terhadap Korps Hakim secara wajar.
4.    Menjaga nama baik dan martabat rekan, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

C.     Terhadap Bawahan/pegawai
1.  Harus mempunyai sifat kepemimpinan.
2.  Membimbing bawahan/pegawai untuk mempertinggi pengetahuan.
3.  Harus mempunyai sikap sebagai seorang Bapak/lbu yang baik.
4.  Memelihara sikap kekeluargaan terhadap bawahan/ pegawai.
5.  Memberi contoh kedisiplinan.

D.    Terhadap Masyarakat
1.      Menghormati dan menghargai orang lain.
2.      Tidak sombong dan tidak mau menang sendiri.
3.      Hidup sederhana.

E.     Terhadap Keluarga/Rumah Tangga
1.   Menjaga keluarga dari perbuatan-perbuatan tercela, menurut norma-norma hukum kesusilaan.
2.   Menjaga ketentraman dan keutuhan keluarga.
3.   Menyesuaikan kehidupan rumah tangga dengan keadaan dan pandangan masyarakat.



Sumber: ptun-palangkaraya.go.id

Senin, 10 Juli 2017

Tugas Bahasa Inggris Bisnis

Nama  : Vera Verina Tanadinata
NPM    : 2A214993
Kelas    : 3EB37

1.      Choose one of two form for choice in eight sentenses!
2.      If the reason by writing the reason in the notes bellow ten sentenses!
1)      a/an university is a place to study and get skills
Answer: An university is a place to study and get skills
Alasannya: An digunakan untuk kata-kata yang dimulai dengan huruf vokal, university diawali kata u yang merupakan huruf vokal.
2)      I had many/much information to be told to you related with my education
Answer: I had much information to be told to you related with my education
Alasannya: pilih Much karena informasi merupakan hal yang tidak bisa dihitung.
3)      She has one/two houses for her children
Answer: She has two houses for her children
Alasannya: karena menggunakan kata houses yang berarti lebih dari satu.
4)      My new neighbor come/came to this city in two thousand years
Answer: My new neighbor came to this city in two thousand years
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat past tense.
5)      The girl has leave/left here for six month
Answer: The girl has leave here for six month
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat present.
6)      I will gave/give everything you want to be my life partner
Answer: I will give everything you want to be my life partner
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat present future.
7)      When I come/came he was watching television
Answer: When I came he was watching television
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat past tense.
8)  While my father is reading the online newspaper, my mother will cook/is cooking in the kitchen
Answer: While my father is reading the online newspaper, my mother is cooking in the kitchen
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan present continuous.
9)      When did you arrive at/in Jakarta
Answer: When did you arrive in Jakarta
Alasannya: memilih in karena dalam kalimat tersebut menyebutkan Jakarta yang merupakan nama kota.
10)  After graduating from the university, most of students are going to look on/for good jobs
Answer: After graduating from the university, most of students are going to look for good jobs
Alasannya: karena look for merupakan kata yang sesuai untuk kalimat tersebut.

Sabtu, 14 Januari 2017

Contoh Claim Letter


ARMY COMPANY
Cheongdam-dong Seoul, Gangnam-gu 147




December 22, 2016
Heera Lee
Mochi 'Kpop' Official
Cheong-gu
Seoul, Gangnam-gu 1310


Dear Ms. Lee

I have ordered 4 packs consist of 4 BTS 2nd Album (WINGS) from your website which I ordered by phone on December 14. I received the order on December 20.  When I received those packs of BTS 2nd Album (WINGS), there was one packs missing. I only got 3 packs of 4 packs that I ordered. To know whether there was one pack missing, you can check the  amount of BTS 2nd album (WINGS) whcih left your website stock.

To resolve that problem, I would like you to send me one pack of BTS 2nd Album (WINGS) like I ordered before. Or if the pack of BTS 2nd Album (WINGS) which I ordered had been ordered by somebody else, I hope you give me back the money for the amount charge of the BTS 2nd Album (WINGS) pack.

I have been your costumer for long time, and you know it as well. This the first time I get the problem like this relate to your service. If you need to contact me, you can call me at  +8201014071310


Sincerely,


Jimin Park


Selasa, 29 November 2016

Requesting and Confirming Letter

Requesting Letter


November 13, 2016
Heera Lee
ARMY Conference Center
Cheongdam-dong
Seoul, Gangnam-gu 147


Dear Ms. Lee

In our telephone conversation yesterday, we discussed plans to Dance Workshop at your conference center. I would like to confirm those plans.

The dates of the dance workshop are December, 30th 2016. The hours are 1:00 P.M to 5:00 P.M for session one, and 7:00 P.M to 11:00 P.M for session two. Fifty people will be attending. We will need two rooms: one large room and one smaller break-out rooms.

As we discussed, we will need speakers in the large room as well as a computer projection system. In each break-out room, we will need four tables, and a monitor.

On December 30th, we will have a catered lunch for session one, and a catered dinner for session two. I would appreciate your email me the menu choices as soon as possible, but no later than Monday, November 21st.

I would also appreciate receiving the projected cost for our one dy meeting. You do not need to include the launc and dinner catering cost at this time. Could you e-mail me your cost projections by  Monday, November 28th? I will give you final confirmation of our reservation by close-of-business on the 28th.

I want to thank you for your help in planning our dance workshop. I look forward to meeting you next week when I come to look over your facilities.



Regards,

Jimin Park
BANGTAN Company


Confirming Letter


November 30, 2016
Jimin Park
BANGTAN Company
Cheong-gu
Seoul, Gangnam-gu 1310


Dear Mr. Park

Thank you for your November 13th letter expressing interest in Army Conference Center. This letter will confirm our subsequent telephone call discussing plans for your meeting.

We understand your company would like to reserve our conference facilities December 30th. Fifty people will attend your meeting. You will need a total of two rooms: one large room and one smaller break-out rooms.

As you requested, we will provide a speakers in the large room, as well as a computer projection system. We understand you are bringing your own computer. We need to know the computer’s model and operating system. Please provide us this information two weeks before the start of the conference.

In each break-out room, we will provide four tables and a monitor. Please let us know whether you want 5’ rectangular tables or 4’ round tables. This request can be submitted one week before the conference.

On December, 30th we will provide a buffet lunch and dinner. The menu choices were emailed to you last Monday. Please tell us your menu selections one week before the conference.

As you requested, I emailed the projected cost last week. After you decide on the required equipment and the type of lunch and dinner, we can finalize the cost estimate.

I appreciate having the opportunity to plan your meeting. We look forward to showing you our facility when you visit this week.


Sincerely,

Heera Lee
ARMY Conference Center