Senin, 16 Oktober 2017

Tugas Softskill (Diary 1)

Nama   : Vera Verina Tanadinata
NPM   : 2A214993
Kelas   : 4EB37


10 Oktober 2017, sepulang kuliah tepatnya dalam perjalanan pulang saya melihat pelanggran yang dilakukan oleh para pengguna jalan. Salah satunya adalah ketika jalanan macet, banyak sekali pengendara motor yang jalan di trotoar atau jalan khusus pejalan kaki dan sepeda. Sangat disayangkan, karna hal kecil seperti itu sangat mengganggu dan membahayakan para pejalan kaki.
11 Oktober 2017, hari ini saya pergi keluar untuk mencari makan, kebetulan hari ini tidak ada jadwal kuliah. Dipertigaan jalan dekat rumah tepatnya di Jl. Kartini ada lampu merah yang sehari-harinya bisa dibilang cukup ramai. Hari ini ada beberapa pengendara yang menerobos lampu merah tersebut, awalnya memang hanya ada satu pengendara yang jalan begitu saja padahal masih didetik ke 10, entah karena orang itu sedang terburu-buru atau memang tidak sabar. Hingga akhirnya ada beberapa pengendara yang ikut-ikutan jalan, untungnya pada saat itu penggendara dari arah lain tidak terlalu ramai.
12 Oktober 2017, di jalan kartini hampir setiap malam ramai karena banyak sekali tempat makan disana. Namun sayangnya, lahan parkir tidak ada sehingga banyak yang parkir dipinggir jalan. Hal tersebut sebenarnya merupakan pelanggran meskipun tidak terdapat rambu dilarang parkir disana, tetapi mobil dan motor yang terparkir tersebut sangat mengganggu para pejalan lainnya.
13 Oktober 2017, hari ini ada jadwal kuliah di Kalimas. Sekitar pukul 5 sore, saat saya dalam perjalanan pulang, saya melihat ada 2 orang anak sekolah yang masih berseragam putih biru jalan mengendarai motor. Dalam segi umur seharusnya mereka belum dibolehkan untuk mengendarai motor apalagi dijalan raya yang sangat ramai. Bukan hanya itu, mereka bahkan tidak menggunakan helm.
14 Oktober 2017, tepat didepan rumah ada seorang anak sekolah yang sedang berjalan dan dengan santainya ia membuang sampah sembarangan. Padahal didepan sana ada tempat sampah, walaupun hanya membuang tisu, tapi itu sudah termasuk dalam pelanggaran. Ia tidak memikirkan kebersihan lingkungannya.
15 Oktober 2017, saat dalam perjalanan tepatnya di Kalimalang ada satu pelanggaran yang saya lihat yaitu, ada sebuah mobil yang memutar arah padahal sudah sangat jelas ada rambu dilarang putar balik. Hanya karna satu mobil yang melanggar, pada akhirnya mobil dan kendaraan yang ada dibelakangnya harus menunggu dan jalanan menjadi macet.

16 Oktober 2017,  pelanggaran yang saya lihat hari ini adalah ada bebeapa pejalan kaki yang menyebrang tidak pada tempatnya, tepatnya didepan BCP saat masih lampu hijau orang tersebut nekat untuk menyebrang, untung pada saat itu jalanan disekitar tidak terlalu ramai dan penggendara baik motor maupun mobil jalannya pun tidak terlalu ngebut dikarenakan hujan juga.

Sabtu, 30 September 2017

Tugas Softskill 1 (Etika Profesi)

Nama               : Vera Verina Tanadinata
NPM                : 2A214993
Kelas                : 4EB37

Etika Profesi Hakim
Kode Etik Profesi Hakim ialah aturan tertulis yang harus dipedomani oleh setiap Hakim Indonesia dalam melaksanakan tugas profesi scbagai Hakim.

Sifat Hakim tercermin dalam lambang Hakim yang dikenal dengan “Panca Dharma Hakim” :
1.      Kartika, yaitu memiliki sifat percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2.      Cakra, yaitu sifat mampu memusnahkan segala kebathilan, kezaliman dan ketidakadilan.
3.      Candra, yaitu memiliki sifat bijaksana dan berwibawa.
4.      Sari, yaitu berbudi luhur dan berkelakuan tidak tercela.
5.      Tirta, yaitu sifat jujur.

Setiap Hakim Indonesia mempunyai pegangan tingkah laku yang harus dipedomaninya:
A.    Dalam persidangan :
1.  Bersikap dan bertindak menurut garis-garis yang ditentukan dalam Hukum Acara yang berlaku, dengan memperhatikan azas-azas peradilan yang baik, yaitu :
a.    Menjunjung tinggi hak seseorang untuk mendapat putusan (right to a decision) dimana setiap orang berhak untuk mengajukan perkara dan dilarang menolak untuk mengadilinya kecuali ditentukan lain oleh Undang-undang serta putusan harus dijatuhkan dalam waktu yang pantas dan tidak terlalu lama.
b.   Semua pihak yang berperkara berhak atas kesempatan dan perlakuan yang sama untuk didengar, diberikan kesempatan untuk membela diri, mengajuan bukti -bukti serta memperoleh informasi dalam proses pemeriksaan (a fair hearing).
c.    Putusan dijatuhkan secara obyektif tanpa dicemari oleh kepentingan pribadi atau pihak lain (no bias) dengan menjunjung tinggi prinsip (nemo judex in resud).
d.      Putusan harus memuat alasan-alasan hukum yang jelas dan dapat dimengerti serta bersifat konsisten dengan penalaran hukum yang sistematis (reasones and argumentations of decision), dimana argumentasi tersebut harus diawasi (controleerbaarheid) dan diikuti serta dapat dipertanggung-jawabkan (account ability) guna menjamin sifat keterbukaan (trans parancy) dan kepastian hukum (legal certainity) dalam proses peradilan.
e.       Menjunjung tinggi hak-hak azasi manusia.
2.  Tidak dibenarkan menunjukkan sikap memihak atau bersimpati ataupun antipati kepada pihak-pihak yang berperkara, baik dalam ucapan maupun tingkah laku.
3.  Harus bersifat sopan, tegas dan bijaksana dalam memimpin sidang, baik dalam ucapan maupun dalam perbuatan.
4.     Harus menjaga kewibawaan dan kehidmatan persidangan antara lain serius dalam memeriksa, tidak melecehkan pihak-pihak baik dengan kata-kata maupun perbuatan.
5.     Bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan.

B.     Terhadap Sesama Rekan
1.   Memelihara dan memupuk hubungan kerjasama yang baik antara sesama rekan.
2.    Memiliki rasa setia kawan, tanggang rasa. dan saling menghargai antara sesama rekan.
3.    Memiliki kesadaran, kesetiaan, penghargaan terhadap Korps Hakim secara wajar.
4.    Menjaga nama baik dan martabat rekan, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

C.     Terhadap Bawahan/pegawai
1.  Harus mempunyai sifat kepemimpinan.
2.  Membimbing bawahan/pegawai untuk mempertinggi pengetahuan.
3.  Harus mempunyai sikap sebagai seorang Bapak/lbu yang baik.
4.  Memelihara sikap kekeluargaan terhadap bawahan/ pegawai.
5.  Memberi contoh kedisiplinan.

D.    Terhadap Masyarakat
1.      Menghormati dan menghargai orang lain.
2.      Tidak sombong dan tidak mau menang sendiri.
3.      Hidup sederhana.

E.     Terhadap Keluarga/Rumah Tangga
1.   Menjaga keluarga dari perbuatan-perbuatan tercela, menurut norma-norma hukum kesusilaan.
2.   Menjaga ketentraman dan keutuhan keluarga.
3.   Menyesuaikan kehidupan rumah tangga dengan keadaan dan pandangan masyarakat.



Sumber: ptun-palangkaraya.go.id

Senin, 10 Juli 2017

Tugas Bahasa Inggris Bisnis

Nama  : Vera Verina Tanadinata
NPM    : 2A214993
Kelas    : 3EB37

1.      Choose one of two form for choice in eight sentenses!
2.      If the reason by writing the reason in the notes bellow ten sentenses!
1)      a/an university is a place to study and get skills
Answer: An university is a place to study and get skills
Alasannya: An digunakan untuk kata-kata yang dimulai dengan huruf vokal, university diawali kata u yang merupakan huruf vokal.
2)      I had many/much information to be told to you related with my education
Answer: I had much information to be told to you related with my education
Alasannya: pilih Much karena informasi merupakan hal yang tidak bisa dihitung.
3)      She has one/two houses for her children
Answer: She has two houses for her children
Alasannya: karena menggunakan kata houses yang berarti lebih dari satu.
4)      My new neighbor come/came to this city in two thousand years
Answer: My new neighbor came to this city in two thousand years
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat past tense.
5)      The girl has leave/left here for six month
Answer: The girl has leave here for six month
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat present.
6)      I will gave/give everything you want to be my life partner
Answer: I will give everything you want to be my life partner
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat present future.
7)      When I come/came he was watching television
Answer: When I came he was watching television
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan kalimat past tense.
8)  While my father is reading the online newspaper, my mother will cook/is cooking in the kitchen
Answer: While my father is reading the online newspaper, my mother is cooking in the kitchen
Alasannya: karena kalimat tersebut merupakan present continuous.
9)      When did you arrive at/in Jakarta
Answer: When did you arrive in Jakarta
Alasannya: memilih in karena dalam kalimat tersebut menyebutkan Jakarta yang merupakan nama kota.
10)  After graduating from the university, most of students are going to look on/for good jobs
Answer: After graduating from the university, most of students are going to look for good jobs
Alasannya: karena look for merupakan kata yang sesuai untuk kalimat tersebut.

Sabtu, 14 Januari 2017

Contoh Claim Letter


ARMY COMPANY
Cheongdam-dong Seoul, Gangnam-gu 147




December 22, 2016
Heera Lee
Mochi 'Kpop' Official
Cheong-gu
Seoul, Gangnam-gu 1310


Dear Ms. Lee

I have ordered 4 packs consist of 4 BTS 2nd Album (WINGS) from your website which I ordered by phone on December 14. I received the order on December 20.  When I received those packs of BTS 2nd Album (WINGS), there was one packs missing. I only got 3 packs of 4 packs that I ordered. To know whether there was one pack missing, you can check the  amount of BTS 2nd album (WINGS) whcih left your website stock.

To resolve that problem, I would like you to send me one pack of BTS 2nd Album (WINGS) like I ordered before. Or if the pack of BTS 2nd Album (WINGS) which I ordered had been ordered by somebody else, I hope you give me back the money for the amount charge of the BTS 2nd Album (WINGS) pack.

I have been your costumer for long time, and you know it as well. This the first time I get the problem like this relate to your service. If you need to contact me, you can call me at  +8201014071310


Sincerely,


Jimin Park


Selasa, 29 November 2016

Requesting and Confirming Letter

Requesting Letter


November 13, 2016
Heera Lee
ARMY Conference Center
Cheongdam-dong
Seoul, Gangnam-gu 147


Dear Ms. Lee

In our telephone conversation yesterday, we discussed plans to Dance Workshop at your conference center. I would like to confirm those plans.

The dates of the dance workshop are December, 30th 2016. The hours are 1:00 P.M to 5:00 P.M for session one, and 7:00 P.M to 11:00 P.M for session two. Fifty people will be attending. We will need two rooms: one large room and one smaller break-out rooms.

As we discussed, we will need speakers in the large room as well as a computer projection system. In each break-out room, we will need four tables, and a monitor.

On December 30th, we will have a catered lunch for session one, and a catered dinner for session two. I would appreciate your email me the menu choices as soon as possible, but no later than Monday, November 21st.

I would also appreciate receiving the projected cost for our one dy meeting. You do not need to include the launc and dinner catering cost at this time. Could you e-mail me your cost projections by  Monday, November 28th? I will give you final confirmation of our reservation by close-of-business on the 28th.

I want to thank you for your help in planning our dance workshop. I look forward to meeting you next week when I come to look over your facilities.



Regards,

Jimin Park
BANGTAN Company


Confirming Letter


November 30, 2016
Jimin Park
BANGTAN Company
Cheong-gu
Seoul, Gangnam-gu 1310


Dear Mr. Park

Thank you for your November 13th letter expressing interest in Army Conference Center. This letter will confirm our subsequent telephone call discussing plans for your meeting.

We understand your company would like to reserve our conference facilities December 30th. Fifty people will attend your meeting. You will need a total of two rooms: one large room and one smaller break-out rooms.

As you requested, we will provide a speakers in the large room, as well as a computer projection system. We understand you are bringing your own computer. We need to know the computer’s model and operating system. Please provide us this information two weeks before the start of the conference.

In each break-out room, we will provide four tables and a monitor. Please let us know whether you want 5’ rectangular tables or 4’ round tables. This request can be submitted one week before the conference.

On December, 30th we will provide a buffet lunch and dinner. The menu choices were emailed to you last Monday. Please tell us your menu selections one week before the conference.

As you requested, I emailed the projected cost last week. After you decide on the required equipment and the type of lunch and dinner, we can finalize the cost estimate.

I appreciate having the opportunity to plan your meeting. We look forward to showing you our facility when you visit this week.


Sincerely,

Heera Lee
ARMY Conference Center

Sabtu, 12 November 2016

Business Call

Business Call
1.      MR. X      : Good morning, ARMY Company here, can I help you?
Vee           : Could I speak to MR. Hitman please?
MR. X      : Who is calling?
Vee           : My name is Vee
MR. X      : Could you please spell your name?
Vee           : Sure, it’s V-E-E
MR. X      : okay, please hold on a sec, I’ll transfer your call
Hitman     : Hello
Vee           : Is this MR. Hitman?
Hitman     : Speaking

2.      MR. X      : Good morning, ARMY Company here, can I help you?
Vee           : Could I speak to Mr. Hitman please?
MR. X      : Who is calling?
Vee           : My name is Vee
MR. X      : Could you please spell your name?
Vee           : Sure, it’s V-E-E
MR. X      : Sorry, I think his line is busy. Do you want to leave a message?
Vee           : Sure, Please tell him that I’ll come to see him at 9 tomorrow morning
MR. X      : Okay, I’ll pass the message
Vee           : Thank you

3.      MR. X      : Good morning, ARMY Company here, can I help you?
Vee           : Could I speak to MR. Hitman please?
MR. X      : Who is calling?
Vee           : My name is Vee
MR. X      : Could you please spell your name?
Vee           : Sure, it’s V-E-E
MR. X      : Sorry, MR. Hitman is not here, yet.
Vee           : Can you tell me when he will be in?
MR. X      : Probably around 3 pm. Do you want to leave a message?
Vee           : No, I think I will call again letter then. Thank you
MR. X      : You’re welcome 

Rabu, 12 Oktober 2016

MAKALAH AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT

MAKALAH AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT



Disusun Oleh :
Liani Febri. A                          (26214059)
Maghfira Laras Sukma            (26214306)
Nadya Selvica Puspita             (27214773)
Naomi Febrianti                      (27214818)
Nyimas Gusti Tunjung Arum  (28214301)
Rizka Desianny Winata           (29214586)
Vera Verina Tanadinata          (2A214993)


Kelas 3EB37


UNIVERSITAS GUNADARMA
KALIMALANG


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah Akuntansi Keuangan Lanjut ini. Makalah ini kami susun dengan tujuan untuk lebih memahami tentang Akuntansi Keuangan Lanjut.
Kami sangat menyadari makalah ini masih belum menemukan kata sempurna, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna hasil yang lebih baik lagi.
Akhir kata, semoga makalah ini dapat berguna bagi kami dan bagi semua nya, semoga apa yang kami bahas disini dapat dijadikan tambahan ilmu pengetahuan teman – teman semua. Terima kasih.



















DAFTAR ISI
Laporan keuangan konsolidasi  ............................................................................... 1
1.1 Pengertian entitas induk dan entitas anak…………………………….............. 1
1.2 Ruang lingkup laporan keuangan konsolidasi……………………….................1
1.3 Prosedur dan teknik konsolidasi………………………….................................2
Kertas kerja konsolidasi…………………………………………………………....2
2.1 Penyusunan laporan keuangan konsolidasian pada tanggal kombinasi bisnis apabila        tidak terdapat kepentingan non pengendali………………………...................4
2.2 Penyusunan laporan keuangan konsolidasi…………………………….............5













PENGERTIAN ENTITAS INDUK DAN ENTITAS ANAK

Entitas Induk (parent) adalah entitas yang mengendalikan satu atau lebih entitas. Sedangkan entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh entitas lain. 
Entitas Anak (subsidiary) adalah suatu entitas yang dikendalikan oleh entitas induk dimana pengendalian dianggap ada jika entitas induk memiliki baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak lebih dari setengah hak suara dari suatu entitas (pemilikan saham lebih dari 50%)
Suatu entitas (investor) dapat mengendalikan entitas lain (investee) jika memiliki tiga hal berikut, yaitu:
1.      kekuasaan atas investee
2.      eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee
3.      kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil investor. Investor memiliki kekuasaan atas investee ketika investor memiliki hak substantif untuk mengarahkan aktivitas relevan, yaitu aktivitas yang secara signifikan memengaruhi return investee.


RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Pengendalian dianggap ada ketika entitas induk memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui entitas anak lebih dari setengah kekuasaan suara suatu entitas, kecuali dalam keadaan yang jarang dapat ditunjukkan secara jelas bahwa kepemilikan tersebut tidak diikuti dengan pengendalian.
Pengendalian juga ada ketika entitas induk memiliki setengah atau kurang kekuasaan suara suatu entitas jika terdapat :
-          kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai perjanjian dengan investor lain
-          kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian
-          kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagian besar dewan direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan entitas melalui dewan atau organ tersebut
-          kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat dewan direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan entitas melalui direksi atau organ tersebut.
§  Instrumen seperti  waran saham, opsi beli saham, instrumen utang atau instrumen ekuitas yang dapat dikonversi menjadi saham biasa, atau instrumen lain yang mempunyai potensi (jika dilaksanakan atau dikonversi) untuk :
§  Menambah kekuasaan suara kepada entitas
§  Mengurangi kekuasaan suara dari pihak lain atas kebijakan keuangan dan operasional entitas lain atas kebijakan keuangan dan operasional entitas lain
Suatu entitas anak tidak dikeluarkan dari konsolidasi hanya karena investor merupakan organisasi modal ventura, reksa dana, unit perwalian, atau entitas sejenis.
Suatu entitas anak tidak dikeluarkan dari konsolidasi meskipun aktivitas usahanya tidak sama dengan entitas lain dalam kelompok usaha.


PROSEDUR DAN TEKNIK KONSOLIDASI

Prosedur Konsolidasi diatur dalam PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) No. 4 (Paragraf 8,21 & 23) antara lain dinyatakan bahwa dalam menyusun Laporan Keuangan Konsolidasi Laporan Keuangan Induk Perusahaan (Parent Company) dan Anak Perusahaan (Subsidary Company) digabungkan satu persatu dengan menggabungkan unsure-unsur yang sejenis dari Aktiva, Kewajiban, Ekuitas, Pendapatan dan Beban.
Adapun prosedur penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Dijelaskan lebih terperinci lagi, yaitu:
1.      Mempersiapkan kertas kerja penyusunan laporan keuangan konsolidasi
2.      Memasukkan laporan keuangan meliputi laporan laba rugi, laporan laba ditahan dan neraca masing-masing perusahaan induk dan anak pada kolomnya masing-masing.
3.      Jika ada kesalahan-kesalahan pada laporan keuangan induk atau anak (seperti koreksi terhadap pencatatan investasi dengan metode biaya dikonversi ke metode ekuitas) perlu dibuatkan jurnal penyesuaian (diposting ke buku besar perusahaan induk atau anak).
4.      Memasukkan jurnal eliminasi dalam kertas kerja, seperti:
§  Mengeliminasi laba atau rugi antar perusahaan (laba atau rugi anak yang telah diakui dalam laporan laba-rugi perusahaan induk). Mengeliminasi dividen anak perusahaan yang telah dicatat pada saat perusahaan induk menerima dividen dari anak.
Pendapatan dari perusahaan anak..................xxx
                             Dividen...............................................................    xxx
                             Investasi pada perusahaan anak.................     xxx
§  Penyesuaian untuk mencatat hak minoritas dalam laba dan dividen perusahaan anak.
Beban hak minoritas....................................   xxx
                             Dividen......................................................       xxx
                             Hak minoritas............................................      xxx
§  Mengeliminasi akun resiprokal, yaitu akun investasi pada perusahaan anak (di neraca induk) dan akun ekuitas (di neraca anak) dikali dengan persentase kepemilikan induk.
Jika NW dari akun investasi pada perusahaan anak = NB dari akun ekuitas
Modal saham.................................................  xxx
Tambahan modal (jika ada)..........................  xxx
Laba ditahan..................................................  xxx
                   Investasi pada perusahaan anak.................................   xxx
                   Hak monoritas (% kepemilikan x total ekuitas)........  xxx
Jika NW dari akun investasi pada perusahaan anak > < NB dari akun ekuitas. (catatan lihat penjelasan selanjutnya)
Modal saham.................................................  xxx
Tambahan modal (jika ada)..........................  xxx
Laba ditahan..................................................  xxx
Alokasi kelebihan .........................................  xxx 
                   Investasi pada perusahaan anak..............................   xxx
                   Hak monoritas (% kepemilikan x total ekuitas).....  xxx
§  Mengalokasikan dan mengamortisasi perbedaan nilai wajar dari akun investasi  dengan nilai buku ekuitas (dari langkah ke 5).
Jika ada perbedaan itu dialokasikan ke aktiva tetap, maka perlu dibuatkan jurnal penyusutan. Demikian pula jika ada hak paten perlu diamortisasi pertahun.
§  Mengeliminasi akun resiprokal lainnya (seperti hutang, piutang, pembelian dan penjualan antar perusahaan.
5.      Menjumlah akun-akun pada kedua laporan keuangan untuk akun-akun yang tidak resiprokal pada kolom laporan konsolidasi.
6.      Menjumlahkan akun-akun pada kedua laporan keuangan ditambah dan dikurangi akun-akundalam kolom jurnal eliminasi.



PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PADA TANGGAL KOMBINASI BISNIS APABILA TIDAK TERDAPAT KEPENTINGAN NON PENGENDALI

v Tahap Penyusunan Kertas Kerja Konsolidasi
Kertas kerja konsolidasi adalah alat bantu untuk menyusun neraca saldo gabungan SKPD dan PPKD. Kertas kerja berguna untuk mempermudah proses pembuatan laporan keuangan gabungan.




      Aktivitas utama dari penyusunan kertas kerja konsolidasi dibagi kedalam 3 bagian yaitu:
1.     Menyusun worksheet Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yaitu dengan caramenggabungkan akun-akun pada kode 4, 5 6 dan 7 dari seluruh SKPD DAN PPKD untuk mendapatkan LRA GABUNGAN.
2.     Menyusun worksheet Laporan Operasional (LO) yaitu dengan cara menggabungkan akun-akun pada kode 8 dan 9 dari seluruh SKPD DAN PPKD untuk mendapatkan LOGABUNGAN.
3.     Menyusun worksheet Neraca yaitu dengan cara menggabungkan akun-akun pada kode 1.2 dan 3 dari seluruh SKPD DAN PPKD untuk mendapatkan NERACA GABUNGAN.Namun khusus untuk penggabungan Neraca lebih dulu harus dibuat jurnal eliminasi, barulah kemudian dibuat NERACA GABUNGAN
     

Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi
·         Menyusun Kertas Kerja (work sheet) Penggabungan Laporan Realisasi Anggaran




·         Menyusun Kertas Kerja (work sheet) Penggabungan Laporan Operasional



·         Menyusun Kertas Kerja (work sheet) Penggabungan Neraca







JURNAL PENUTUPAN
Jurnal penutupan sudah dilakukan di entitas SKPD dan PPKD ketika menyusun laporan keuangan masing-masing. Sehingga pada saat menggabungkan/mengkonsolidasikan tidak perlu lagi membuat jurnal penutup.
v  Tahap Penyusunan Laporan Keuangan
Terdapat Laporan Keuangan Pemda yang wajib dibuat oleh pemerintah daerah, yaitu:
1.      Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
2.      Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL)
3.      Laporan Operasional (LO)
4.      Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)
5.      Neraca
6.      Laporan Arus Kas (LAK)
7.      Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)




Kepentingan non pengendali hanya muncul dalam laporan keuangan konsolidasi, yaitu laporan yang menggabungkan induk dan semua anak perusahaan yang dikendalikan oleh induk. Selama ini kepentingan minoritas di neraca disajikan di bawah utang jangka panjang dan di atas ekuitas. Dalam laporan laba rugi, laba untuk kepentingan minoritas dikurangkan dari total laba untuk mendapatkan laba konsolidasi. Konsekuensi dari penyajian tersebut, dalam menghitung pengembalian modal (return on equity) hanya memperhatikan kepentingan pemegang saham induk. Perhitungan struktur modal dengan rasio ekuitas dibagi total aset seringkali tidak memasukkan unsur hak minoritas yang sebenarnya termasuk komponen laba. Pembaca laporan keuangan dapat salah membaca rasio keuangan dan mengintepretasikan laporan keuangan karena penyajian ini. Penyajian tersebut didasarkan pada pemikiran bahwa entitas konsolidasi merupakan perpanjangan dari induk perusahaan (parent theory). Konsekuensinya laba minoritas sebagai pengurang laba (expense) dan tidak disajikan sebagai ekuitas atau di bagian utang jangka panjang.
Kepentingan non pengendali atas asset neto (ekuitas) terdiri dari :
1. Jumlah kepentingan non pengendali pada tanggal kombinasi bisnis awal.
2. Bagian kepentingan non pengendali atas perubahan ekuitas sejak tanggal kombinasi bisnis.





DAFTAR PUSTAKA
·        http://auditme-post.blogspot.co.id/2012/04/beda-pengaturan-akuntansi-investasi.html
·        http://subektihandiyati.blogspot.co.id/2014/09/teknik-dan-prosedur-konsolidasi.html
· https://staff.blog.ui.ac.id/martani/about/pemikiran-yang-disajikan-dalam-koranmajalah-populerumum/502-2/