Rabu, 11 November 2015

Pola Manajemen Koperasi

Nama : Vera Verina Tanadinata
NPM  : 2A214993
Kelas : 2EB37
Tugas : Ekonomi Koperasi (Softskill)

Pola Manajemen Koperasi
·         Pengertian Manajemen dan Perangkat Organisasi
Menurut G. Terry defenisi Manajemen adalah “Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penggunaan suatu ilmu dan seni yang bersama-sama menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan”.
Menurut UU No. 25/1992, Koperasi didefinisikan adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang, atau Badan Hukum Koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan azas kekeluargan.
Dengan demikian Manajemen Koperasi dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mencapai tujuan melalui usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan.Untuk mencapai tujuan Koperasi, perlu diperhatikan adanya sistim Manajemen yang baik, agar tujuannya berhasil, yaitu dengan diterapkannya fungsi-fungsi Manajemen.
·         Rapat Anggota
Rapat Anggota merupakan forum tertinggi koperasi yang dihadiri oleh anggota sebagai pemilik. Wewenag RA diantaranya adalah:
-          Menetapkan Anggaran Dasar /ART
-          Kebijakan Umum Organisasi, Manajemen, dan usaha koperasi
-          Memilih, mengangkat, memberhantikan pengurus dan pengawas.
-          Pengesahan pertanggung jawaban pengurus pengawas.
-          Amalgamasi dan pembubaran koperasi
·         Pengurus
Pengurus koperasi adalah orang-orang yang bekerja di garis depan, mereka adalah otak dari gerakan koperasi dan merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu koperasi.
Tugas dan kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usahakoperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat anggota.
·         Pengawas
Pengawasan adalah merupakan tindakan atas proses kegiatan untuk mengetahui hasil pelaksanaan, kesalahan, kegagalan, kemudian dilakukan perbaikan dan mencegah terulangnya kembali kesalahan tersebut
Melihat dari sasaran pengawasan, maka fungsi pengawasan adalah :
-          Mencegah terjadinya berbagai penyimpangan atau kesalahan.
-          Memperbaiki berbagai penyimpangan atau kesalahan yang terjadi
-          Untuk mendinamisir organisasi/koperasi serta segenap kegiatan manajemen lainnya
-          Untuk mempertebal rasa tanggung jawab
Prinsip-prinsip Dasar Pengawasan:
-          Adanya perencanaan tertentu dalam Pengawasan
-          Adanya pemberian instruksi/perintah dan wewenang
-          Dapat merefleksikan berbagai sifat dan kebutuhan dari berbagai kegiatan yang diawasi
-          Pengawasan harus bersifat fleksibel
-          Dapat merefleksikan pola organisasi
Syarat-syarat menjadi Pengawas:
-          Mempunyai kemampuan berusaha.
-          Mempunyai sifat sebagai pemimpin, yang disegani anggota koperasi dan masyarakat sekelilingnya. Dihargai pendapatnya, diperhatikan saran-sarannya dan diindahkan nasihat-nasihatnya.
-          Seorang anggota pengawas harus berani mengemukakan pendapatnya.
-          Rajin bekerja, semangat dan lincah.
-          Pengurus sulit diharapkan untuk bekerja full time.
-          Pengurus mempunyai tugas penting yaitu memimpin organisasi sebagai keseluruhan.
-          Tugas manajer tidak dapat dilaksanakan sebagai tugas sambilan tapi harus dilaksanakan dengan penuh ketekunan.
·         Manajer
Peranan manajer adalah membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya; mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi (to get things done by working with and through people).
·         Pendekatan Sistem pada Koperasi
Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu :
1.      organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial (pendekatan sosiologi).
2.      perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar (pendekatan neo klasik).



Sumber :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar