Kamis, 14 Mei 2015

Perindo 3

Nama : Vera Verina Tanadinata
NPM : 2A214993
Kelas : 1EB36
Tugas : Perekonomian Indonesia (Softskil)

USAHA KECIL MENENGAH (UKM)

Usaha Kecil dan Menengah atau yang disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut keputusan RI no. 99 tahun 1998 pengertian usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
UKM merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang pendiriannya berdasarkan inisatif seseorang. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa UKM hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu saja. Padahal sebenarnya UKM sangat berperan dalam mengurangi tinggat pengangguran yang ada di Indonesia. UKM dapat menyerap banyak tenaga kerja Indonesia yang masih menganggur. Selain itu UKM telah berkontribusi besar pada pendapatan negara Indonesia.
UKM memanfaatkan berbagai Sumber Daya Alam yang berpotensial di suatu daerah yang belum diolah secara komersial. UKM juga dapat membantu mengolah Sumber Daya Alam yang ada di setiap daerah. Hal ini berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut :
1.      Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
2.      Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
3.      Milik Warga Negara Indonesia
4.      Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
5.      Berbentuk usaha orang perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi
Dari sisi perkembangannya Usaha Kecil dan Menengah dapat dikelompokkan dalam beberapa kriteria, yaitu :
-          Livelilhood Activities, merupakan Usaha Kecil Menengah yang digunakan untuk mencari nafkah, atau lebih dikenal sebaga sektor Informal, contohnya pedagang kaki lima
-          Micro Enterprise, merupakan Usaha Kecil Menengah yang merupakan pengrajin produk tertentu namun belum memiliki ciri kewirausahaan
-          Small Dynamic Enterprise, merupakan Usaha Kecil Menengah yang telah memiliki ciri kewirausahaan dan sudah menerima pekerjaan subkontrak dan melakukan ekspor
-          Fast Moving Enterprise, merupakan Usaha Kecil Menengah yang telah memiliki ciri kewirausahaan dan siap untuk melakukan transformasi menjadi Usaha Besar
UKM mempunyai peranan yang penting di Indonesia sebagai penopang perekonomian. Penggerak utama perekonomian di Indonesia selama ini pada dasarnya adalah sektor UKM. Ada beberapa fungsi utama UKM dalam menggerakkan ekonomi Indoesia, yaitu : sektor UKM sebagai penyedia lapangan kerja bagi jutaan orang yang tidak tertampung disektor formal, sektor UKM mempunyai kontribusi terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) dan sektor UKM sebagai sumber penghasil devisa negara melalui ekspor berbagai jenis produk yang dihasilkan sektor ini.
Ciri-ciri Usaha Kecil :
-          Jenis barang atau komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap dan tidak gampang berubah
-          Lokasi atau tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah
-          Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha
-          Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP
-          Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning
Ciri-ciri Usaha Menengah :
-          Pada umumnya telah memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, lebih teratur bahkan lebih modern, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi
-          Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur, sehingga memudahkan untuk auditing dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankan
-          Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada jamsostek, pemeriksaan kesehatan
-          Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin usaha, izin tempat, NPWP, upaya pengelolaan lingkungan
-          Pada umumnya telah memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik
Contoh Usaha Kecil Menengah (UKM), yaitu :
1.      Bisnis UKM dalam bidang Kuliner
Kuliner adalah jenis usaha yang selalu laris karena makanan merupakan kebutuhan pokok manusia yang tidak akan bisa lepas dari kehidupan. Beberapa usaha yang bisa dimanfaatkan dalam bidang kuliner seperti, menjual makanan ringan (cemmilan), minuman, makanan pokok dan lain-lain.
2.      Bisnis UKM dalam bidang Fashion
Beberapa usaha yang bisa dimanfaatkan dalam bidang fashion seperti, menjual pakaian pria atau wanita, pakaian anak-anak, pakaian muslim, pakaian model korea, dan masih banyak lagi.
3.      Bisnis dalam bidang Pendidikan
Pendidikan juga merupakan modal penting bagi perkembangan setiap generasi bangsa. Beberapa usaha yang bisa dimanfaatkan dalam bidang Pendidikan adalah lembaga pendidikan bahasa Inggris, International Language Program (ILP)
4.      Bisnis UKM dalam bidang Otomotif
Beberapa usaha yang bisa dimanfaatkan di bidang otomotif adalah jasa bengkel, jasa cuci motor ataupun mobil, menjual perlengkapan kendaraan bermotor, dan lainnya.


http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_Kecil_dan_Menengah
https://infoukm.wordpress.com/
http://stephanieoctaviani-takmenyerah.blogspot.com/2010/11/makalah-usaha-kecil-menengah.html
https://www.maxmanroe.com/6-bisnis-ukm-usaha-kecil-menengah-yang-menjanjikan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar