Sabtu, 27 Desember 2014

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. UNILEVER



Nama               : Vera Verina Tanadinata
NPM               : 2A214993
Kelas               : 1EB36
Tugas               : Pengantar Bisnis (Softskil)

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. UNILEVER

ABSTRAK
Dalam perusahan pasti terdapat sebuah manajemen, terlebih manajemen sumber daya manusia atau yang disingkat sebagai MSDM. Manajemen sumber daya manusia sangat dibutuhkan karena dengan adanya MSDM suatu perusahaan dapat berdiri hingga jangka waktu yang panjang karena adanya manajemen yang mengatur perusahaan tersebut. Baik dari segi perusahaan, dari segi keuangan, dari segi pekerja dan produksi barang yang dihasilkan dari perusahaan tersebut.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Saat ini banyak perusahaan yang sudah semakin berkembang, baik itu perusahaan kecil atau bahkan perusahaan besar sekalipun. Keberhasilan suatu perusahaan tidak terlepas dari bagaimana mereka mengelola atau mengatur segala aspek yang terdapat dalam perusahaan tersebut. dan tentunya karena ada manajmen sumber daya manusia yang membuat perusahaan tersebut semakin berkembang.
Namun masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu manajemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

1.2  Rumusan Masalah
a.       Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
b.      Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
c.       Macam-macam Sumber Daya Manusia
d.      Tujuan perencanaan Sumber Daya Manusia

1.3  Tujuan
Tujuan dari tulisan ini, yaitu:
-          Untuk mengetahui apa itu manajemen sumber daya manusia
-          Untuk mengetahui fungsi manajemen sumber daya manusia
-          Untuk mengetahui macam-macam sumber daya manusia
-          Untuk mengetahui tujuan perencanaan sumber daya manusia

BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
MSDM atau Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara evisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.
Manajemen SDM menurut Edwin B. Flippo adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat.
Menurut Buchari Zainun (2001), manajemen sumber daya manusia merupakan bagian yang penting, bahkan dapat dikatakan bahwa manajemen itu pada hakikatnya adalah manajemen sumber daya manusia atau sumber daya manusia adalah identik dengan manajemen itu sendiri.
2.2 Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Fungsi pokok Manajmen Sumber Daya Manusa, yaitu:
1.      Fungsi perencanaan
Melaksanakan tugas dalam perencanaan kebutuhan, pengadaan, engembangan dan pemeliharaan SDM.
2.      Fungsi Pengorganisasian
Menyusun suatu organisasi dengan mendisain struktur dan hubugan antara tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh tenaga kerja dipersiapkan.
3.      Fungsi Pengarahan
Memberikan dorongan untuk menciptakan kemauan kerja yang dilaksanakan secara efektif dan efisien.
4.      Fungsi Pengendalian
Melakukan pengukuran-pengukuran antara kegiatan yang dilakukan dengan standar-standar yang telah ditetapkan khususnya dibidang tenaga kerja.
2.3 Macam-macam Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu:
1.      Manusia sebagai sumber daya fisik
Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan perternakan.
2.      Manusia sebagai sumber daya mental
Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berpkir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat sumber daya alam dengan penuh kebijakan

2.4  Tujuan Perencanaan Sumber Daya Manusia
1.      Menentukan SDM baik kualitas maupun kuantitas untuk mengisi jabatan dalam sebuah perusahaan.
2.      Menyediakan SDM baik sekarang maupun untuk masa yang akan datang.
3.      Meningkatkan perusahaan dalam hal pemanfaatan sumber daya manusia.
4.      Meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menerima karyawan baru.
5.      Melengkapi informasi sumber daya manusia yang dapat membantu kegiatan SDMunit organisasi lainnya.

BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN

Metode yang digunakan untuk penulisan ini adalah dengan mengumpulkan sumber-sumber yang terpercaya melalui buku tentang Manajmen Sumber Daya Manusia dan dengan melalui internet. Penelitian ini menggunakan data sekunder, dimana data didapat dari referensi buku dan internet.

BAB 4
PEMBAHASAN

Manajemen sumber daya manusia bagian yang berhubungan dengan keputusan organisasi yang berdampak pada angkatan kerja potensial perusahaan. Organisasi membutuhkan kemampuan manajerial dan sumber daya manusia, dan menerapkan prosedur yang optimal untuk tujuan kepuasan konsumen. Idealnya, manajer sumber daya manusia harus dtempatkan pada posisimanajemen lini daripada hanya sekedar staf karena dengan demikian mereka dapat melakukan pengambilan keputusan daripada hanya sebagai penasihat.
Kegiatan manajemen sumber daya manusia adalah membangun keunggulan bersaing karena keunggulan bersaing merupakan implementasi strategik, menciptakan suatu kapasitas untuk berubah , dan membangun kesatuan strategik.
Untuk melaksanakan ketiga hal tersebut, manajemen sumber daya manusia dapat menggunakan 6 bidang kegiatan, yaitu:
1.      Desain organisasional
2.      Staffing
3.      Komunikasi dan hubungan masyarakat
4.      Kinerja atau performance manajemen
5.      Sistem reward; benefit dan pemenuhan
6.      Pengembangan karyawan dan organisasi
Untuk mendapatkan hasil yang optimal pada suatu sumber daya manusia perusahaan yatu harus ada:
1.      Perencanaan sumber daya manusia
2.      Analisis pekerjaan, deskripsi pekerjaan, dan spesifikasi pekerjaan
3.      Penarikan sumber daya manusia
4.      Proses penarikan sumber daya manusia
5.      Seleksi sumber daya manusia berdasarkan tahapannya
PT Unilever Indonesia
PT. Unilever Indonesia bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari teh, produk-produk kosmetik, dan produk rumah tangga.
Unilever di Indonesia didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V. Lever. Pada 22 Juli 1980 nama perusahaan Unilever diubah menjadi PT Lever Brothers Indonesia dan pada 30 Juni 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk.
Unilever Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terdepan untuk produk home and personal care serta foods and Ice cream di Indonesia. Selama ini tujuan perusahaan tetap sama, dimana Unilever bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap hari, membuat pelanggan merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih menikmati kehidupan melalui brand dan jasa yang memberikan manfaat untuk mereka maupun orang lain, menginspirasi masyarakat untuk melakukan tindakan kecil setiap harinya yang bila digabungkan akan membuat perusahaan besar bagi dunia dan senantiasa mengembangkan cara baru dalam berbisnis yang memungkinkan kami untuk tumbuh sekaligus mengurangi dampak lingungan.
Visi Unilever adalah To become the first choice of consumer, costumer and community. Sedangkan misi Unilever, yaitu:
-          Menjadi yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen
-          Menjadi rekan yang utama bagi pelanggan, konsumen dan komunitas
-          Menghilangkan kegiatan yang tak bernilai tambah dari segala proses
-          Menjadi perusahaan terpilih bagi orang-orang dengan kinerja yang tinggi
-          Bertujuan meningkatkan target pertumbuhan yang menguntungkan dan memberikan imbalan di atas rata-rata karyawan dan pemegang saham
Perseroan memiliki dua anak perusahaan: PT Anugrah Lever (dalam likuidasi), kepemilikan Perseroan sebesar 100% (sebelumnya adalah perusahaan patungan untuk pemasaran kecap) yang telah konsolidasi dan PT Technopia Lever, kepemilikan perseroan sebesar 51% bergerak dibidang distribusi ekspor, dan impor produk dengan merk Domestos Nomos.
Tujuan corporate Unilever adalah bahwa kesuksesan memerlukan “standar tertinggi dari perilaku corporate terhadap setiap orang yang bekerja dengan kami, komunitas yang kami sentuh dan lingkungan yang terdampak dari pekerjaan kami.”
Prinsip Unilever :
-          Selalu bekerja dengan integritas
Beroperasi dengan integritas dan rasa hormat pada orang-orang, sentuhan bisnis Unilever pada organisasi dan lingkungan selalu menjadi pusat dari tanggung jawab corporate Unilever
-       Dampak positif
Unilever bertujuan memberkan dampak positif dengan berbagai cara: melalui brand, melalui kegiatan komersial, melalui kontribusi sukarela, serta berbagai cara lain dimana Unilever berhubungan dengan masyarakat.
-          Komitmen yang berlanjut
Unilever berkomitmen untuk terus melanjutkan cara dalam menangani dampak lingkungan dan bekerja dengan tujuan jangka panjang kami dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.
-          Menjalankan aspirasi
Tujuan corporate telah memberikan aspirasi bagi Unilever untuk mengelola bisnis. Hal ini diperkuat dalam prinsip-prinsip bisnis yang menjelaskan standar operasional yang diikuti semua karyawan Unilever.
-          Bekerja dengan yang lain
Unilever ingn bekerja dengan para penyedia sumber daya yang memiliki nilai dan standar dengan peraturan prinsip bisnis kami, terdiri dari sepuluh prinsip yang meliputu integritas bisnis dan tanggung jawab yang berhubungan dengan karyawan, konsumen dan lingkungan.
Struktur Perusahaan Unilever :
-          Direksi, adalah seorang yang ditunjuk untuk memimpin Unilever Indonesia
-          Dewan Komisaris, adalah sebuah dewan yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada direktur Perseroan Terbatas (PT)
-            Komite Audit, membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi kepengawasannya dengan melaksanakan kajian atas integritas laporan keuangan Uniliver Indonesia
-          Komite Nominasi dan Remunerasi, bertanggung jawab untuk menelaah dan merumuskan rekomendasi paket remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi serta merencanakan pencalonan dan nominasi calon yang akan diusulkan sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi atau anggota berbagai Komite lainnya.
                                                                                            
Mengembangkan SDM untuk Pertumbuhan
Pertumbuhan merupakan topik yang umum dibicarakan dan menjadi perhatian utama di Unilever Indonesia. Agar perusahaan dapat terus tumbuh, karyawanpun perlu terus dibina dan dikembangkan secara berkesinambungan. Harus diupayakan terciptanya sinergi antara strategi perusahaan dan perkembangan karyawan. Agar dapat mendapat hasil yang terbaik, strategi harus berdasarkan pada dinamika antara organisasi dan manusianya. Energi inilah yang membangkitkan keunggulan Unilever dalam menghadapi persaingan.

BAB 5
PENUTUP
Berdasarkan hasil pembahasan penulisan ini, mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia yang diperoleh melalui referensi buku dan juga internet. Setiap perusahaan diharuskan memiliki Manajmen SDM agar suatu perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik. PT Unilever adalah perusahaan yang bergerak dibidang usaha memproduksi barang-barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan konsumen sehari-hari. Unilever selalu memperhatikan segala aspek kebutuhan masyarakat yang dipasarkan dengan memberikan pemasaran produk yang dkeluarkan secara optimal.

DAFTAR PUSTAKA

Anoraga, Pandji. Pengantar Bisnis : Manajemen Sumber Daya Manusia. Rineka Cipta.
S.sos, Suhendi dan Sasangka, Indra. 2014. Pengantar Bisnis : Manajmen Sumber Daya Manusia. Alfabeta
http://id.wikipedia.org/wiki/Unilever                



Tidak ada komentar:

Posting Komentar